22 Jan 2014

Tentang Kritik

Diposting oleh Zana di Rabu, Januari 22, 2014 0 komentar

Bismillaahirrahmaanirrahiim...

Belakangan ini baca timeline twitter isinya "mengkritik" pemimpin. Baik itu pemimpin tingkat wilayah, hingga pemimpin yang tarafnya udah nasional. Klo isi kritikannya pke bahasa yang baik dan sopan sih gak masalah. Lah ini, kalimat2 kasar hingga umpatan keluar semua. Sampe jengah sendiri bacanya.

Ok, aku emang orang yang plegmatis. Gak mau terlalu ambil pusing sama urusan orang lain. Toh, itu juga hak mereka buat nulis di media sosial. Tapi mbok ya hak itu dibatasi dengan cara penyampaian yang baik.

Lama berkecimpung di dunia kemahasiswaan dengan segala dinamikanya (termasuk cara bicara "kasar") ternyata tetap gak membuat telingaku terbiasa.

Prinsipku, selama pemimpin kita masih berpegang teguh pada Al-Qur'an dan Hadits, aku bakal tetap mendukung. Jika mereka salah, mereka juga berhak untuk mendapat do'a dari kita semua. Do'a untuk kebaikan mereka dan negeri ini :)

~maap ya curcol :p

20 Nov 2013

Trip to Lombok (1)

Diposting oleh Zana di Rabu, November 20, 2013 2 komentar

Bismillaahirrahmaanirrahiim…

Mau mengabadikan pengalamanku naik pesawat untuk pertama kalinya. Haha…

Jadi ceritanya ada seorang akhwat cantik yang mau pulang ke kampung halaman, melepas rindu dengan kedua orang tuanya di Lombok. Nah, tetiba ada 2 akhwat yang gak kalah cantik pengen ikutan. Pengen lebih mengenal keluarga saudari, ceritanya :D

Dan jadilah aku pergi Lombok. Yeah! Pertama kalinya aku naik pesawat B-) Sebagai newbie di bidang travelling naik pesawat, aku bener2 memperhatikan alur perjalanan. Mulai dari naik bis Damri di Kp. Rambutan, masuk ke terminal penerbangan domestik, check in, boarding, pesawat lepas landas, dll. Pokoknya all about perjalanan dari Soetta ke Bandara Internasional Lombok.

Sepanjang penerbangan gak bisa tidur sama sekali. Harap maklum, masih norak. Hehe.. Dan momen2 ketika pilot meminta penumpang mengenakan sabuk pengaman karena cuaca buruk itu benar2 mendebarkan. Bikin gak berhenti dzikir lah..

Oke, alhamdulillah kami mendarat dengan selamat di Lombok. Pemandangan Lombok ketika malam itu luar biasa baguuussss… Masya Allah… Ada untungnya juga pilih keberangkatan malam. Jadinya bisa liat bandara yang warna-warni dengan lampunya ^^

Bandara Internasional Lombok pukul 23.00 WITA

Perjalanan dari bandara Lombok ke rumah Asri sekitar 2 jam. Di Lombok itu ternyata masjidnya banyak yaaa… Menaranya juga bagus2. Di perjalanan sempet mampir juga liat2 kota tua yang dulunya jadi pusat perdagangan karena dekat dengan pelabuhan. Tapi klo malem ternyata serem -___-“

Langsung aja ku-review tempat2 yang kukunjungi selama 9 hari di Lombok.

1. Pantai Senggigi
Pantai ini letaknya deket banget sama rumah Asri di Meninting. Cuma butuh waktu sekitar 45 menit, dan… Eng ing eng… Sampailah kami di pantai yang banyak turis bulenya ini. So far pantainya bersih banget. Asik juga buat main kano. Walau bikin jantung deg2an, takut kanonya kebalik. Maklum, aku belum bisa berenang :’)
Lautnya biruuu

Pantainya bersih :)

Di Senggigi ini, Mas2 tukang sewa kano-nya baik banget deh.. Cuma bayar 10 ribu bisa main kano sepuasnya. Pantainya lagi lumayan sepi sih. Jadi lebih asik buat bereksperimen main air. Hoho…

2. Bukit Malimbu
Habis main dari Pantai Senggigi, orang tua Asri ngajak kami main ke Bukit Malimbu. Mungkin suasananya mirip sama Puncak yang ada di Bogor. Jalannya melingkar menanjak gitu. Banyak tukang jagung bakar juga di pinggir jalan. Tapi tentu ada bedanya.. Dari bukit ini, kami bisa melihat laut lepas dengan air birunya yang jernih. Masya Allah cantiknyaa… :’)

Pemandangan Pantai Senggigi dari Bukit Malimbu

Baru kali ini liat pusaran air laut

Laut dan langit sama birunya

3. Narmada
Namanya unik ya.. Awalnya kukira Narmada ini sejenis kolam renang biasa macam waterboom, ternyata salah besar. Hehe...
Narmada ini dulunya komplek kerajaan Hindu yang ada di Lombok. Di kawasan ini ada pura, kolam renang, kolam ikan, bangunan istirahatnya para raja, juga taman yang cantik.

Tempat istirahatnya raja

Balai tempat raja ngeliatin kolam pemandian
Ini dia kolam pemandian yang diliatin raja

Ruang tempat air suci umat Hindu



Kolam yang dibuka untuk kolam renang umum
Kolam besar di undakan paling bawah Narmada. Banyak ikannya :)
Pura di dalam komplek Narmada (lupa namanya)
Saung di atas bukit. Capek banget naik tangganya
Museum kecil di Narmada. Ada foto2 sejarah masyarakat Lombok
Okeh, segini dulu... Capek ngetiknya. Hehe.. Insya Allah nanti di part 2 aku upload foto2 yang lebih fantastik dan bikin aku gak berhenti bilang, "Masya Allah..."

31 Okt 2013

H-3

Diposting oleh Zana di Kamis, Oktober 31, 2013 0 komentar



Bismillaahirrahmaanirrahiim…

Tiga bulan yang penuh hikmah. Anggaplah demikian. Karena di tiga bulan itu Allah Menarbiyahku dari berbagai sisi. 

Pertama, dari segi kesehatan. Ya Allah, semoga bener2 sembuh total, gak pake acara kambuh. Baru kali ini aku ngerasain sakit yang sakitnya jauuuuhhh lebih parah dari sakit gigi.

Aku yang selama ini paling gembar-gembor kalimat “Lebih baik sakit hati daripada sakit gigi” akhirnya menyerah.. Karena ada sakit yang rasanya lebih annoying dari sakit gigi. 

Sakitku yang satu itu bikin gak khusyuk puasa.. Bikin batal puasa satu hari juga karena aku gak sanggup nahan sakitnya dan harus segera minum obat pereda nyeri. Ya Allah… Semoga sakitku yang kemarin itu salah satu bentuk rahmat-Mu sebagai penggugur dosa. Aamiin..

Kedua, dari segi.. Ehem.. Gak usah disebut yaa.. Haha.. Mungkin gara-gara sakitku itu ternyata butuh dana yang lumayan besar. Ya Allah, betapa nikmat sehat itu sangat mahal. Jadinya lebih sensitif (baca: oversensitive alias lebay) sama kondisi sendiri dan komentar orang2. Mungkin komentarnya gak negatif, cuma akunya aja yang lebay baca ekspresi orang yang ngomong. Aku ngerasa mereka ngomongnya dengan intonasi yang sinis. Okay, ini anggap aja emang aku yang lebay. Mereka maksudnya baik kok ^^

Ketiga, dari segi ukhuwah. Kenapa ukhuwah? Karena di sini Allah ingetin aku klo aku punya banyak saudari yang sayang sama akuuu.. :3 Mereka sabar banget bacain whatsapp aku yang bejibun banyaknya klo udah mulai curhat. Gak cuma kasih semangat dan pengertian, tapi mereka bener2 usaha bantuin aku nyari solusinya. Jazakumullah khairan jaza’ ya Dita, Asri, Diah, Andan, Diane, Lia, and Megan. I looooveee you all so much because of Allah :* Semoga Allah memudahkan urusan kalian juga :*

Keempat, dari segi ruhiyah. Ini nih yang berat. Aku udah kelamaan jatuhnya. Jadinya gini kan, mau jalan aja susah, harus terseok-seok dulu buat ngejar ketertinggalan. Jangan anggap remeh futur ya.. ^^ Allah mau ngingetin aku makna sabar dan syukur dengan lebih ekstra di tiga bulan ini. Sabar dan syukur atas semua yang Allah kasih ke aku. Jadi lebih yakin sama kasih sayang Allah. Selama ini Allah selalu Tahu apa yang aku butuhkan. Mungkin kali ini Allah mau ngajarin aku untuk lebih mandiri dan ikhtiar maksimum. Allah, aku jadi malu karena selama ini aku mungkin terlalu jauh dari-Mu. Tapi Alhamdulillah, Engkau tak pernah pergi (dan jangan sampai pergi) dari sisiku.. Izinkan aku untuk perlahan-lahan merangkak menuju-Mu hingga akhirnya aku bisa berlari dengan kemampuan terbaikku untuk mendekati-Mu ^^

Ibu, ah Ibu memang manusia yang paling mengerti aku. Terima kasih sudah setia menemani, menyemangati, dan mendoakanku. Di saat orang2 mempertanyakan keputusanku karena alasan yang menurut mereka gak masuk akal, tapi Ibu tau apa alasanku yang hingga saat ini hanya bisa kuungkapkan dengan kata “horor” (Sejauh ini hanya kata itu yang cocok karena aku bener2 gak nemu padanan kata yang paling sesuai untuk menggambarkan perasaanku). 

Ah Ibu.. I did, I do, and I will always love you.. :*

23 Okt 2013

Terima Kasih

Diposting oleh Zana di Rabu, Oktober 23, 2013 0 komentar

Bismillaahirrahmaanirrahiim…

Allah Maha Mendengar, Allah Maha Melihat, Allah Maha Mengetahui semua yang kita butuhkan. Melangitkan doa, harapan, kecemasan, bahkan rasa takut. Sampaikan saja semuanya. Karena Allah tak pernah tidur. Ia selalu ada bersamamu, sepanjang waktu.

Hanya ingin mengucapkan segala puji bagi-Mu, Rabb semesta alam. Betapa cinta-Mu tak pernah putus untukku dan keluargaku.


Depok, 23 Oktober 2013

13 Sep 2013

Persimpangan

Diposting oleh Zana di Jumat, September 13, 2013 0 komentar

Bismillaahirrahmaanirrahiim…

Di sana kamu berdiri. Kebingungan untuk memilih jalan mana yang akan dilalui. Mungkin kebiasaan itu belum hilang. Terbiasa dengan rute jalan yang selalu ditunjukkan oleh Bapak. Kamu yang berada di jalan yang benar karena Bapak yang memastikan bahwa kamu tidak akan tersesat. Sekalipun tersesat, akan selalu ada Bapak yang membukakan jalan di antara semak belukar. Itu yang dulu kamu yakini. Dulu.

Kamu yang manja. Kamu yang terlalu bersandar secara penuh pada sosok laki-laki kesayanganmu itu. Kamu yang bisa dibilang tidak ada apa-apanya jika tidak bersama laki-laki itu.

Biasanya seperti ini.. Biasanya seperti itu.. 

Tidak. Cukup. Harus berhenti. Paksa untuk berhenti. Karena kamu tidak bisa hidup dalam perandaian yang hanya bisa terwujud semoga di jannah-Nya.

Memang benar bahwa Allah akan menguji titik terlemahmu. Tapi Allah juga yang akan memberi kemudahan-Nya. Lewat jalan yang kamu tak akan duga. Sangat tidak terduga.

Lewat orang-orang yang begitu peduli padamu. Lewat orang-orang yang dengan senang hati mendengarkan keluh kesahmu. Kamu tahu itu. Mereka itu sayang sama kamu.


Lakukan dan jalani saja. Allah tentu tahu mana yang terbaik untukmu. Mulai detik ini, yakini selalu bahwa Allah selalu membersamaimu setiap waktu…
 

searching for Andromeda Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review