3 Feb 2010

34 Bakat Kita

Diposting oleh Zana di Rabu, Februari 03, 2010 6 komentar
Bismillaahirrahmaanirrahiim…

Ini adalah salah satu sesi di Leadership Camp yang judul materinya adalah Eksplorasi Kekuatan Diri. Sebenernya adalah materi yang ketiga. Tapi rasanya gak masalah klo aku tulis duluan di sini. Semoga bermanfaat… ^^

Kecerdasan, kepribadian, minat, dan bakat merupakan modal kita untuk dapat mencapai tujuan hidup kita. Nah, klo kita mau menghasilkan kinerja hebat, maka kita harus mengenali potensi kekuatan kita dan memanfaatkannya secara efektif. Bukan terpaku hanya pada apa yang selama ini kita biasa lakukan.

Menurut Gallup, ada 34 bakat yang ada dalam diri manusia (temen-temen bisa juga membuka website resmi dari lembaga yang kompeten di bidang ini dengan klik www.abahrama.com ).

1. Relator
Senang bersahabat dan banyak teman.

2. Empathy
Dapat merasakan perasaan orang lain seakan terjadi pada dirinya.

3. Harmony
Dapat bekerja sama secara baik dengan orang lain.

4. Includer
Kecenderungan untuk menerima semua orang dan selalu berusaha agar semua orang mempunyai rasa memiliki dalam kelompok.

5. Responsibilty
Secara psikologi merasa berhutang untuk memenuhi apa yang telah dijanjikannya, baik yang terucapkan maupun tidak.

6. Communication
Mudah mengungkapkan apa yang dipikirkan dengan kata-kata atau tulisan yang mudah dimengerti orang lain.

7. Individualization
Melihat keunikan dari masing-masing orang secara individual, bukan secara kelompok.

8. Command
Selalu berani mengambil alih tanggung jawab dan sering dianggap sebagai “suka mendesak/memaksa”.

9. Competition
Tidak mau mengalah dan suka membandingkan kemajuannya dengan orang lain agar menjadi nomor satu.

10. Developer
Senang memajukan orang lain, dan melihat orang lain maju.

11. Positivity
Memiliki antusiasme menular yang dapat membuat orang lain ikut gembira.

12. Maximizer
Perfeksionis dalam hal kinerja dan cenderung memilih yang sudah baik untuk dibuat menjadi lebih baik lagi.

13. WOO (Winning Others Over)
Senang menyapa orang lain yang belum dikenalnya.

14. Achiever
Selalu bekerja keras, menyukai lingkungan yang banyak pekerjaan, baginya tiada hari tanpa bekerja.

15. Activator
Mengutamakan tindakan walaupun informasinya belum cukup.

16. Adaptability
Melakukan tugas sesuai dengan apa yang diterimanya di saat itu, mudah menyesuaikan diri.

17. Belief
Memiliki tata nilai inti tertentu yang teguh, khususnya dalm melayani dan mendahuluiu orang lain.

18. Discipline
Secara spontan menciptakan organisasi, suka menata system dan prosedur.

19. Focus
Mengambil arah, mengikutinya, membuat koreksi seperlunya untuk tetap berada di jalur yang benar.

20. Restorative
Kemampuan untuk mengembalikan segala sesuatu ke fungsi aslinya.

21. Self Assurance
Memiliki panduan dari dalam dirinya untuk mengatur dirinya sendiri.

22. Significance
Memiliki kebutuhan untuk diperhatikan sebagai orang yang menonjol di mata orang lain.

23. Analytical
Mencari alasan dan sebab-sebab melalui data yang benar.

24. Arranger
Dapat mengorganisir akan tetapi juga memiliki kelenturan.

25. Connectedness
Memiliki keyakinan dalam menjelaskan gejala secara “batin”, mudah mengambil hikmah di setiap kejadian.

26. Consistency
Memiliki bakat dalam melihat “kesamaan” orang.

27. Context
Belajar melalui riset dan studi tentang masa lalu.

28. Deliberative
Berhati-hati, kadang skeptis, memiliki karakter “melihat sebelum melompat”.

29. Futuristic
Dapat memberikan inspirasi pada rekan lainnya dengan visinya mengenai masa depan.

30. Ideation
Banyak ide dan hebat sekali di dalam brainstorming.

31. Input
Hasrat untuk mengetahui lebih jauh dan ingin mengumpulkan segala macam hal.

32. Intellection
Suka meneliti, suka dengan olah pikir dan introspeksi.

33. Learner
Suka ditantang oleh kesempatan belajar.

34. Strategic
Dapat memilih jalan terbaik dari berbagai pilihan berdasarkan data dan intuisi.

Setelah mengisi 170 pertanyaan, akhirnya diperoleh urutan bakatku dari peringkat 1 sampai 34.
Peringkat sepuluh pertama itu menunjukkan potensi terkuat. Dan potensiku adalah… Jeng… Jeng.. Jeng… (lebay mode: On) :p

1. Connectedness
2. Empathy
3. Futuristic
4. Belief
5. Harmony
6. Command
7. Arranger
8. Maximizer
9. Achiever
10. Analytical

Peringkat sepuluh terakhir menunjukkan hal-hal yang harus kita siasati ke depannya karena hal itu sangat lemah dalam diri kita. Jadi malu sama hasilku. Tapi, ya itulah aku!



25. Self – Assurance
26. Positivity
27. Learner
28. Includer
29. Intellection
30. Communication
31. Developer
32. Discipline
33. Competition
34. WOO

Klo kata Ust. Muhsinin, “Kita adalah sosok yang harus kita terima apa adanya dan siapapun kita, kita harus mampu meraih mimpi kita!”

Yup, kita jangan berfokus pada bagaimana cara kita memperbaiki kekurangan diri karena itu akan membuang waktu kita dan belum tentu juga berhasil (karakter bukanlah hal yang mudah kita ubah). Namun, kekurangan itu dapat kita siasati. Dan, yang terpenting, maksimalkan potensi terkuat kita!

Jika kita mengenal bakat-bakat kita, maka hal itu akan sangat membantu dalam menentukan langkah-langkah dalam mencapai tujuan hidup kita, insya Allah… ^^


Manakah bakatmu? ^^

1 Feb 2010

Leadership Camp, 30-31 Januari 2010

Diposting oleh Zana di Senin, Februari 01, 2010 3 komentar
Bismillaahirrahmaanirrahiim...

Alhamdulillah.. Allah ngasih kesempatan luar biasa untuk ikut di acara ini. Bertemu dengan orang-orang luar biasa, mendapat ilmu yang luar biasa, dan insya Allah bisa bermanfaat untuk jangka waktu yang sangaaaaaaaaaatt panjang.

Baru kali ini aku ikut pelatihan yang luar biasa (menduduki peringkat ke-2 setelah PLASMA. Hehe...). Menyimpan kesan yang berarti.

Di pelatihan ini kami diajarkan untuk membangun sebuah target besar (katanya lebih bagus target daripada disebut mimpi), mampu memahami diri beserta bakat-bakat yang kami miliki, membuat targetan besar dalam hidup kami, mendaftar hambatan-hambatan apa saja yang akan kami temui dalam pewujudan target ke depannya, hingga langkah-langkah terkecil untuk dapat mewujudkan target itu.

Klo dipikir-pikir, materinya memang gak menjurus ke olah bakat kepemimpinan. Tapi menurut Ust. Muhsinin -Master Trainer dalam pelatihan tersebut- seorang manusia itu terlebih dahulu harus mengenal dirinya, memahami hakikat dirinya sebagai makhluk Allah yang memang ditugaskan untuk memakmurkan bumi ini.

Acaranya memang sangat padat. 2 hari nonstop dengan materi-materi yang sangat berbobot. Tapi alhamdulillah, kantuk itu tidak menyerang. Kakak-kakak pembinanya paling jago membuat kami melotot dan bersemangat hingga malam hari. Takjub juga. Aku bisa kuat hingga jam 11 malam mendengarkan materi

Penginapannya juga mantep! Akhirnya aku bisa menginap juga di Hotel Bumi Wiyata. Tempat yang tak pernah kubayangkan aku akan menginap di sana (wong rumahku deket banget sama hotelnya. Ngapain juga nginep di sana klo gak ada keperluan. Hehe...).

Mm... Jadi pengen mendeskripsikan kakak-kakak pembina Leadership Camp yang semuanya berlogat Sunda abis...

1. Kak Asdo
Salah satu MC acara. Spesialis membawakan simulasi-simulasi pengantar materi. Sangat bisa membangkitkan semangat dengan teriakannya, "Leader??!!"




2. Kak Jay
Ini bukan Kak Jay anak Fasilkom 2007 lho... Kak Jay yang satu ini gokil dan narsis parah. Bisa dibilang, Kak Jay ini MC utama dari Leadership Camp ini. Waktu peserta keliatan ngantuk, Kak Jay langsung turun tangan. Dengan beribu cara yang sangat tidak terduga, dia sukses membuat mata kami langsung melotot karena kebanyakan ketawa :p Cukup kaget juga waktu dia bilang mau nyanyi, "Maaf ya.. Klo suara Kakak akan membuat kalian mimpi buruk..". Kami semua langsung tertawa mendengarnya. Tapi tawa itu sekejap hilang ketika dia mulai menyanyi nasyid "Keimanan" -bercerita tentang Rasulullah ketika mengalami penolakan dakwah dari kaumnya. Subhanallah.. Suaranya ternyata mantep euy! Nasyid yang ia bawakan sukses membawa beberapa kawanku ke alam muhasabah dan membuat mereka menangis sesegukan. Sampai aku pun mendengar suara ikhwan yang menangis. Subhanallah... Dia juga mengajari kami cara untuk melantunkan ayat Al-Qur'an dengan nada yang bagus. Yang sering bergaya seperti Romy Rafael, "Konsentrasi..."



3. Kak Haris
Kakak yang satu ini emang mirip bener sama Aa Gym. Klo kata dia sih, "Saya adik Aa Gym, lebih tepatnya adik ketemu gede". Kak Haris paling jago bikin game yang ngelatih otak kanan dan otak kiri sekaligus. Kalah deh... Gak bisa ngikutin gerakan-gerakan ajaib dia.. Dia juga yang paling seru ngasih semangat waktu kelompok outbondku harus mengulang hingga 6 kali di suatu pos. Dengan gerakan-gerakannya, ia mampu memberi inspirasi bagi kami. Mantep lah...



Masih ada 3 orang Kakak yang juga luar biasa: Kak Eka, Kak Enur, dan Kak Anggi. Tapi, karena interaksiku dengan ketiga orang ini gak banyak, jadi belum bisa mendefinisikan dengan tepat. Hehe...

Insya Allah nanti materi-materi yang aku dapat di Leadership Camp ini bakal aku posting. Tunggu saja... ^^

Leader??!!! YES, WE ARE!!!

27 Jan 2010

You Gave Me Your Love

Diposting oleh Zana di Rabu, Januari 27, 2010 1 komentar
Bismillaahirrahmaanirrahiim…

Gak tau kenapa, lagi suka banget sama lirik di bawah ini…

I shouldn’t have done that,
I should have pretended not to know
like I didn’t see it, like I couldn’t see it
I shouldn’t have looked at you in the first place
I should have run away
I should have pretended I wasn’t listening
like I didn’t hear it, like I couldn’t hear it
I shouldn’t have heard your love in the first place
Without a word, you made me know what love is
Without a word, you gave me your love
Made me fill myself with your every breath
(OST You’re Beautiful – Without Words by Park Shin Hye)

Lirik ini pas banget buat ngewakilin cara berinteraksiku dengan salah seorang sahabat.

Banyak orang yang bilang klo dia orang yang dingin, gak berekspresi, galak, dll (kayaknya ini malah pendapatku sendiri. Hehe…). Tapi, ketika aku sedih, dia ada untuk menghibur. Ketika aku lelah, dia ada untuk menguatkan. Tentunya itu semua dia lakukan dengan caranya sendiri. Yang bahkan terkadang aku tak bisa mengerti. Namun, satu hal yang pasti: dia peduli, sangat peduli.

Dia memang bukan orang yang mudah untuk mengungkapkan sesuatu secara langsung. Dulu, aku bahkan sering merasa bahwa dia tak pernah peduli denganku. Semakin lama aku mengenalnya, semakin aku paham. Dia hanya butuh waktu dan kata-kata yang tepat untuk menyemangatiku.

Walau kini jarak memisahkan kita dan semakin banyak pula hal yang harus kau perhatikan - amanah-amanahmu, orang-orang yang kau sayangi, impianmu. Aku yakin, ukhuwah itu akan terus ada… Cinta itu akan tetap ada walau kau tak pernah mengucapkannya…

Without a word, you gave me your love…

26 Januari 2010

Terselip salam rindu untukmu yang tak dapat kusampaikan

(Aku bukan tipe orang yang mudah mengatakan rindu kepada orang lain secara langsung. Maaf.. Kamu pastilah mengerti. Kita kan setipe :p )

14 Jan 2010

Petualangan di Kota Kembang

Diposting oleh Zana di Kamis, Januari 14, 2010 14 komentar
Bismillaahirrahmaanirrahiim....

Alhamdulillah.. Akhirnya kesampean juga buat berkunjung ke Bandung. Menyambangi saudariku yang sedang sibuk UAS dan juga nyelesein LPJ organisasi... :p

Ada banyak kejadian yang kualami selama di Bandung.

1. Untuk ke sekian kalinya aku ngelompatin pager yang tingginya sepaha dan aku waktu itu pke rok.. Jangan ditiru ya... Terutama buat temen2 akhwat ^^'

2. Takjub sama Dita yang sekarang udah bisa naek motor. Macho banget deh.. Apalagi klo pke helm full face punya si Sandi... Subhannallah... Aku aja sampe dikira diboncengin cowok :p Gak mau kalah sama Dita, pokoknya aku harus bisa naik motor! Semangat, Eka!!

3. Udah ada yang merasakan tinggal di kosan yang pke hijab? Yup, aku pernah! Di Buah Batu, Dita tinggal berdua sama adiknya yang ikhwan, namanya Sandi. Mereka nempatin rumah Om-nya. Gak terlalu gede sih.. Ada 2 kamar, 1 kamar mandi, dan ruang tamu yang merangkap sebagai ruang belajar, ruang nonton, sekaligus dapur (mirip kamar kosan gitu lah kondisinya). Tapi, yang bikin beda, ruang tamu itu dipisah menjadi 2 bagian oleh gorden. Itulah hijab kami. Hijab yang membatasi wilayah ikhwan (Sandi) dan kami, para akhwat yang numpang nginep di situ :p

Hijab alias batasan antara laki-laki dan perempuan harus terus dijaga dong… Tul gak? ^^


4. Ini yang ditunggu-tunggu dan emang jadi agenda utamaku di Bandung: Bosscha!! Yup, Bosscha, I’m coming!! Aku, Dita, Hana, dan Diah pun berangkat dari Telkom jam 7 pagi. Dengan berbekal 2 motor pinjaman dari anak Telkom (gak modal banget ya? Hehe…), kami pun berangkat menuju Lembang. Aku dibonceng Dita dan Diah dibonceng Hana. Wah, jarang-jarang akhwat konvoi pke motor (waktu SMA dulu gak boleh sama ikhwannya :p ). Sebelumnya kami juga dibekali peta Bandung sama Kak Dhila, akhwat Telkom 2007. Yah, walaupun Dita dan Diah kuliah di Bandung, itu gak menjamin klo kami gak akan nyasar. Yup, akhirnya kami nyasar… :p Kami nyasar di suatu tempat yang ternyata namanya Jl. Sunda.

Kembali lagi ke peta Bandung. Gak ada yang ngerti peta. Akhirnya telpon Adit, ikhwan Syaja’ah yang kuliah di ITB. Nanya2 jalan. Kak Evan juga ditelpon. Semua kenalan di Bandung ditelponin deh…

Ternyata masalahnya bukan cuma gak tau jalan aja… Ditambah ban motor Dita yang bocor... Ditambah lagi hujan deras… (gak ada yang bawa jas hujan) Ditambah lagi ternyata speedometer motornya Hana mati… Yang paling parah adalah… Rem motor Hana blong!

Hal-hal itu membuat kami berpikir 2 kali untuk melanjutkan perjalanan. Dengan menimbang berbagai hal, akhirnya kami memutuskan untuk membatalkan kunjungan kami ke Bosscha.. Hiks… Sedih… Padahal itu obsesiku dari SMA… Next time.. Semoga Allah masih berkenan mempertemukan qt ya, Bosscha… ^^

Akhirnya kami memutar arah menuju ke Unpad Dipati Ukur. Di situ mampir ke kosan punyanya Neneknya Diah. Istirahat sekalian makan siang pke mie yamin. Itu mie yamin termahal yang pernah kubeli, harganya Rp 12. 000,- Tekor deh… T_T

Berhubung gak ada yang tau jalan pulang, akhirnya si Adit kami minta untuk datang ke tempat kami dan jadi penunjuk jalan sampai kembali lagi ke Buah Batu :p Jazakallah ya…

5. Ini dia sesi yang seru bersama dengan kawan-kawan baru. Saudari-saudari baru… Namanya Nana dan Laila.. Mereka itu akhwat yang super duper ramah. Karena temen2nya Sandi yang notabene ikhwan-ikhwan mau nginep di tempatnya Dita buat belajar UAS, akhirnya akhwat-akhwatnya yang ngalah. Kami ngungsi ke tempat lain. Alhamdulillah ada yang bersedia menampung kami. Siapa lagi klo bukan Nana dan Laila. Mereka bener2 membuatku merasa di rumah sendiri. Benar-benar memuliakan tamu… Subhanallah deh…

“Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tamu.” (Al-hadits)


Apalagi waktu sesi nonton film Korea, You’re Beatiful… Film yang kocak abis tapi juga bisa bikin aku nangis sesegukan… Mereka ketawa sejadi-jadinya pas tau aku nangis… Hiks.. Belum nonton film itu sampai selesai. Baru sampai episode 7. Dan aku udah ngancem Dita untuk ngopy itu film buat ditonton bareng klo dia pulang ke Depok. Hehe…

6. Sesi beli oleh-oleh.. Berangkat berdua sama Dita ke Gasibu naik angkot jam 7 pagi (kali ini gak dapet pinjeman motor :p dan Hana juga lagi di kosan Diah di Jatinangor). Ternyata Gasibu itu rame banget.. Sarapan di situ, terus langsung cao ke Pasar Baru buat beli oleh-oleh Ibu sama Nia. Aku sama Dita juga beli rok yang sama. Kembaran gitu deh… Hehe… Habis dari Pasar Baru langsung ke Dago buat beli brownies Amanda kesukaannya Iqbal.

7. Akhirnya petualangan kami di Bandung pun harus berakhir. Hiks.. Sedih harus pisah sama mereka.. Apalagi mengingat film yang kutonton belum selesai. Hehe.. Gak ding.. Beneran sedih kok.

Di bus pas pulang pun aku dan Hana gak dapet tempat duduk. Lumayan juga berdiri di bus… Jadi bisa ngerasain gimana capeknya Bapak yang lebih mengutamakan anaknya dan Ibu untuk duduk daripadanya dirinya sendiri yang juga harus menggendong tas yang tidak enteng…
Alhamdulillah, setelah berdiri berkilo-kilo meter di tol Cipularang, ada Mas baik hati yang menawarkan tempat duduk untukku dan Hana.

“Teh, silakan duduk…” Kata-kata yang terdengar indah di kala kaki memang sudah mulai pegel berdiri. Jazakumullah ya Mas.. Orang baik itu masih banyak ternyata. Hehe…

Begitulah… Petualanganku bersama dengan akhwat-akhwat Syaja’ah (walau gak lengkap) pun berakhir.. Jazakumullah khair untuk 4 hari yang seru di sana… ^^

4 Jan 2010

Gerhana Bulan Parsial

Diposting oleh Zana di Senin, Januari 04, 2010 6 komentar

Hanya ingin berbagi... Ini potret bulan saat terjadi gerhana bulan parsial pada tanggal 1 Januari 2010 sekitar pukul 02:00 dini hari.

Subhanallah...

"Dan di sana Dia menciptakan bulan yang bercahaya dan menjadikan matahari sebagai pelita (yang cemerlang)." (QS Nuh: 17)

"Dialah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya, dan Dialah yang menetapkan tempat-tempat orbitnya, agar kamu mengetahui bilangan tahun, dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan demikian itu melainkan dengan benar. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang mengetahui." (QS Yunus: 5)

Dapet fotonya dari Kak Evan yang lagi ngamat di Bosscha ^^ Jazakallah khair kak..
 

searching for Andromeda Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review